Tumpukan Sampah di Sungai, Ganggu Konsentrasi Wujudkan “Cirebon Kota Wisata”

0
176

BEREDAR luas di medsos sampah berserakan yang menutupi aliran sungai Cipadu persis depan salah satu objek wisata ternama membuat berang Walikota Cirebon, H Nashrudin Azis. Ia pun langsung memerintahkan dinas terkait untuk bergerak cepat menangani persoalan yang bisa membuat malu kota wali ini.

“Saya sudah perintahkan langsung kepada dinas terkait untuk segera melakukan pembersihan,” tandas Azis.

Sekalipun sudah mendapat laporan jika sungai sudah dibersihkan berbagai unsur  orang no 1 di Kota Cirebon tersebut mempertanyakan sampai kapan aliran sungai yang bersih tersebut dapat bertahan.

Maka dari itu, Azis meminta masyarakt rurut serta dalam menjaga kebersihan termasuk aliran sungai yang berada, di wilayah Kota Cirebon.

“Tanpa peran serta dari masyarakat, baik masyarakat yang tinggal di daerah hulu sungai maupun di sekitar sungai, kebersihan tersebut tetap tidak akan bisa terjaga,”tegasnya.

Sementara itu, Plt PSDA DPUPR Kota Cirebon, Denny Rohmawan menerangkan jenis sampah yang sempat viral tersebut didominasi sampah rumah tangga. Guna menghindari terulangnya kejadian serupa pihaknya segera akan berkoordinasi dengan kelurahan-kelurahan sekitar sungai tersebut.

“Ada tiga kelurahan yang dilewati sungai ini, yaitu Kelurahan Jagasatru, Kelurahan Kasepuhan dan Kelurahan Lemahwungkuk,” terangnya.

Kalau dilihat dari jenis sampahnya, lanjutnya, kebanyakan sampah rumah tangga,” ungkapnya. Karenanya sebagai tindakan agar sungai tidak kembali kotor, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan sejumlah kelurahan yang terdapat di sekitar sungai tersebut.

Dalam pelaksanaannya nanti, lanjut Denny, Mereka akan mendata, RW mana saja di 3 kelurahan tersebut yang langsung berhadapan dengan sungai Cipadu tersebut.

Selanjutnya mereka akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk bisa bersama-sama menjaga kebersihan sungai yang ada di sekitar mereka. Juga akan dipasangkan jaring, sehingga nantinya sampah akan terperangkap di jaring tersebut. masyarakat sekitar juga diminta kesediaannya untuk ikut mengangkut sampah yang terperangkap di dalam jaring. Jaring rencananya akan dipasang di jembatan Pegajahan dan Jembatan Grubugan.

“Papan larangan membuang sampah ke sungai juga akan dipasang di sekitar sungai. Dengan langkah yang akan segera dilakukan, kami berharap sungai yang ada di kota Cirebon bisa terjaga kelestariannya,” pungkasnya.(Cepy/Gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here