Toilet Sounds Band 90an Yang Terus Bertahan

0
1382

Grunge (kadang-kadang disebut juga Seattle sound) adalah sebuah sub genre dari rock alternatif yang muncul pada pertengahan 1980-an di negara Amerika Washington, khususnya di wilayah Seattle. Terinspirasi oleh punk rock, heavy metal dan indie rock, grunge umumnya dikenali melalui suara distorsi gitar yang berat dan lirik melankonis atau apatistik dan muram. Perkembangan musik Grunge di tanah air pada era 90an sangat luar biasa,ada sederet band grunge kala itu sebut saja ada Nugie dan Alv band, Shelter, cupumanik dan Toilet Sound. Kali ini Gragepolitan.com akan mengulas sedikit tentang band lawas 90an yaitu Toilet Sounds.

TOILET SOUNDS adalah sebuah band grunge dari Jakarta. Berdiri sejak tahun 1994 dengan anggota Petrus yang tersisa sampai saat ini, selebih nya Toilet Sounds di bantu Auditional Player Ekky : Guitar ex PlanetBumi
Tommy : Bass ( Kucing Dapur )
Irsya : Drum ( Plester / PerfectTen / AsiaRock / Retina ). Dari beberapa informasi yang kami himpun dan cerita dari vokalis sekaligus pendiri Toilet Sounds, band ini semula di beri nama Suara WC, karena kata para personelnya mereka sering mendapat ide lagu ketika berada di WC. Dari nama “Suara WC” di rasa kurang pas, kemudian di buat sedemikian rupa supaya terdengar keinggris-inggrisan, maka jadilah TOILET SOUNDS. Mereka mulai manggung di acara-acara sekolah dan biasanya membawakan lagu-lagunya Nirvana. Pada pertangahan 1995, Ponco personil lama nya keluar dan digantikan dengan Yunus. Setelah beberapa lama terus menerus mengcover lagu – lagu Nirvana akhirnya mereka membuat demo lagu mereka sendiri yang berjudul “Satanic Bullshit” dan mengirimnya ke sebuah radio di Jakarta dan ternyata cukup mendapat respon positif dari pendengar 90an kala itu.

Berlanjut mereka membuat single yang berisi empat buah lagu ciptaan mereka sendiri, namun sayang single ini terbatas sekali karena hanya diproduksi 25 pcs saja. Di awali dengan pembuatan single tersebut Toilet Sounds mulai kerap dipanggil ke acara-acara sekolah sebagai bintang tamu juga band pembuka. Pada sekitar bulan Maret 1997 demo mereka yang berjudul “Tolong” diputar oleh radio Prambors dan masuk ke dalam jenjang lagu independent Prambors, yaitu Indie Lapan. Kini dengan berbekal pengalaman Toilet Sounds sekarang sudah tidak malu-malu lagi untuk membawakan lagu sendiri walau kadang-kadang masih juga suka membawakan lagu-lagu Nirvana. Di era 2000an ini, Toilet Sounds harus bertahan dengan peta musik yang serba instant dan digital. Petrus satu satu nya personil yang tersisa dari band lawas ini berjibaku dengan kondisi yang ada. Namun yang menarik dari seorang Petrus (vokalis) asli Toilet Sounds ini adalah jiwa santai dan masa bodoh nya, bagi scena grunge Toilet Sounds adalah pelopor 90an. Namun Petrus dengan Toilet Sounds nya tidak sungkan untuk bersaing dan bercengkrama bahkan sekalipun harus sejajar dengan band band baru saat ini, dalam hali ini butuh kebesaran hati dan kedewasaan bermusik dan itu poin plus dari seorang petrus.(Andrian/Grapol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here