Timgab Bongkar PKL Cipto, Pedagang Kaget Merasa Sudah Menyetor Uang

0
97

Gragepolitan, CIREBON – Para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cipto, tepatnya di depan SMKN 2 Kota Cirebon menyesalkan tindakan tim gabungan membongkar lapak mereka, Jumat (8/2/2019). Pasalnya, mereka mengaku telah menyetor sejumlah uang kepada oknum yang menjamin jika lapak mereka tak akan menjadi sasaran penertiban.

“Kami sebelumnya memang menerima surat peringatan agar pindah dari sini. Tapi surat itu terang saja tidak kami gubris karena katanya taka pa-apa jualan di sini alias aman. Eh tahunya ternyata dibongkar petugas hari ini, padahal sebelumnya ada oknum menerima sejumlah uang dan menjamin kelangsungan kami,” ujar Wiwin seorang PKL setempat seraya diamini PKL lainnya di sela-sela penertiban oleh tim gabungan.

Petugas yang saat itu melakukan pembongkaran lapak PKL secara paksa terdiri dari unsur PD Pembangunan, Satpol PP, TNI dan Polri. Tanpa ampun para PKL pun hanya bisa menyaksikan tempat usahanya digusur paksa.

Sejumlah PKL setempat tampak berusaha menghubungi oknum yang pernah menjanjikan jika para PKL di situ tak akan ditertibkan. Namun berulangkali ditelepon melalui saluran telepon, oknum tersebut tak merespon hingga akhirnya para PKL pasran.

Sementara itu, Staf Ahli Direksi PD Pembangunan Kota Cirebon, mengklaim jika operasi gabungan tersebut sudah sesuai dengan prosedur. Karena sebelumnya telah dilakukan semua tahapan, termasuk mengirimi surat peringatan kepada para PKL.

“Meski memang upaya sosialisasi selalu diindahkan para PKL. Misal dari mulai pasang plang hingga pasang pagar pembatas, tetap saja malah mereka robohkan. Begitupun kami sebelumnya sudah memberikan peringatan tertulis 3 kali, namun mereka tetap tak bergeming,” katanya.

Menurutnya, sebenarnya petugas telah member toleransi cukup panjang, termasuk dengan cara pendekatan agar mereka mau membongkar sendiri lapaknya. Namun hingga dua minggu dari batas akhir, PKL tak nampak ada itikad membongkarnya sendiri.

“Karenanya hari ini, kami terpaksa akhirnya membongkarnya secara paksa,” tandasnya.(Cepy/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here