Tim Densus 88 Tangkap Pasutri Terduga Teroris

0
1077

Bandung, Gragepolitan – Sepasang suami isteri (Pasutri)  terduga teroris, di kelurahan Babakansari, kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, berhasil ditangkap aparat kepolisian wilayah hukum Kota Bandung dan tim Densus 88 Polda Jabar, Selasa (15/8/17).
Informasi yang berhasil dihimpun Gragepolitan, ditangkapnya pasutri asal Kabupaten Sumenep dan Klaten ini hasil penggerebekan aparat kepolisian di 3 titik. Masing-masing di RW 16, RW.14 (Babakansari) dan wilayah Kelurahan Jajaway Kota Bandung, sekitar Pukul: 08. 00 WIB, Selasa (15/8/17).
Terduga teroris ini, ditangkap disebuah rumah kontrakan milik Tukini (57), di Jalan Mekar Sari Dalam I RT. 01 RW. 16 Kelurahan Babakan Sari Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung.
Tim Densus 88 dipimpin AKBP Agung Masloman, mengatakan sudah mengamankan sepasang suami isteri terduga teroris. Masing-masing bernisial AR (29) warga Kabupaten Semenep, Jatim dan RTP (20) isterinya, kependudukan dari Kabupaten Klaten, Jateng.

“Saat ini pasangan suami isteri terduga teroris sudah diamankan pihak Kepolisian Polda Jabar,” pungkasnya.
Belum diperoleh informasi lebih jauh, terkait motif atau sasaran yang akan dilakukan terduga teroris itu.

Namun berdasarkan keterangan dari beberapa warga dilokasi penanngkapan, bahwa AR terduga teroris ini sehari-hari berjualan pulsa di rumah kontrakannya. Diketahui dari cara berpakaiannya, AR selalu memakai celana diatas mata kaki (ngatung-red) dan tidak pernah bersosialisasi dengan warga atau tetangga disekitarnya.
Begitu juga dengan isterinya (RTP), yang kesehariannya menggunakan cadar dan juga tidak pernah berinteraksi kesesama warga ditempat tinggalnya, tutur warga disekitar rumah kontrakan terduga teroris.
Sementara itu, menurut keterangan Tukini (pemilik kontrakkan terduga teroris – red). Awalnya sekitar Pukul: 08.00 WIB, Ia mendengar keributan disertai suara tangisan dan setelah dicek ternyata RTP istri dari AR menangis karena suaminya sudah dibawa oleh sekitar 5 orang tidak dikenal.

“Saat itu saya belum tahu apa penyebab AR dibawa orang-orang tersebut, namun salah seorang dari yang membawa AR, sempat bilang kepada dirinya bahwa kunci kamar kontrakan jangan dibuka atau dikasihkan kepada siapapun” ungkap Tukini, dengan nada sedikit gugup.
Keterangan lain yang diperoleh Gragepolitan, dari kamar kontrakan pasangan suami isteri terduga itu berhasil diamankan petugas keamanan barang bukti seperti; satu buah belati dan satu unit perangkat komputer. (Ronny/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here