Terminal Wisata Akan Hadir di Kebun Raya Kuningan Padabenghar

0
451

Ke Mana Kita Minggu Ini..?

OPTIMALISASI berbagai potensi daerah dalam upaya menigkatkan kesejahteraan masyarakatnya, terus dilakukan Pemerintah Daerah Kab Kuningan. Di mana, setelah rencana revitalisasi obyek Wisata Waduk Darma, kini Kebun Raya Kuningan di Desa Padabenghar Kec Pesawahan dilirik untuk lebih dikembangkan melalui peningkatan infrastrukturnya.

“Akes menuju Kebun Raya Kuningan akan kita perlebar agar lebih nyaman untuk para pengunjung. Langkah awal dengan melakukan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan. Salah satu fungsinya untuk meminimalisir resiko kebakaran juga,” kata Bupati Kuningan, Acep Purnama pada acara Pemaparan Kebun Raya Kuningan di lokasi kebun raya belum lama ini.

Hadir pada acara tersebut Wakil Bendahara Badan Pengurus Kebun Raya Indonesia, Karen Tambyong, Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kuningan, Ir. Usep Sumirat Camat Pasawahan, Eko Yuyud Mahendra serta beberapa pejabat lainnya.

Bupati menyebutkan, untuk memudahkan para pengunjung, bahkan akan di kawasan kebun raya nanti akan dibangun terminal wisata. Kebun Raya Kuningan merupakan area konservasi dan destinasi ekowisata Jawa Barat. Kebun raya ini memiliki 3 fungsi yaitu area konservasi, wisata  dan pendidikan serta area riset.

Menurutnya, Kebun Raya Kuningan dengan luas lahan 160 hektar, mulai dibangun pada tahun 2005. Pada tahun 2015 baru dibuka kemudian ditutup, dan dibuka lagi pada awal tahun 2018.

Kebun Raya Kuningan memiliki koleksi tanaman diantaranya 75 jenis anggrek (481 specimen), 53 family tanaman (192 jenis) serta tanaman unggulan yaitu pohon Kemuning, tanaman Ambit dan tanaman Malaka.

Sementara itu, Bendahara Badan Pengurus Kebun Raya Indonesia, Karen Tambayong, mengatakan selain sebagai area konservasi, Pemkab Kuningan harus memikirkan komoditas yang bisa dijadikan pemasukan untuk pemda. Misalnya komoditas kopi, buah, atau bunga.

“Mengisi tanaman secara serius, diantaranya bisa bekerja sama dengan LIPI, kementrian, atau pihak swasta. Keunikan kondisi geologi KRK seharusnya dijadikan daya tarik secara maksimal contoh bebatuan vulkanik,” katanya.

Jadi…ayo bagi Anda yang belum tahu Kebun Raya Kuningan, kita survey ke sana. Apalagi pada akhir pekan seperti sekarang, tentu sekalian jalan-jalan ke alam. (Kesa/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here