Tak Punya Biaya Berobat, Kakek Ini 12 Tahun Terbaring Sakit

0
812

MAJALENGKA, (Grapol) – Di ruang tamu kediamannya yang sangat sederhana di kawasan Blok Rabu Desa Cidenok Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka inilah seorang pria renta Tarmini (80) menjalani hari-harinya. Selama 12 tahun lebih ia hanya hidup dengan berbaring merasakan penyakit yang mendera.

Sepintas terlihat sosoknya sehat. Namun entah penyakit apa yang mengindap di tubuhnya, karena belum ada hasil diagnosa yang pasti terkait riwayat penyakitnya.
Menurut penuturannya, pada 2006 ia hanya mengalami sakit biasa yakni sering mengalami kesemutan di bagian kaki dan tangannya. Setelah berobat di rumah sakit sembuh kembali.

Namun pada pertengahan 2010 sakitnya kambuh lagi sampai sekarang ia mengalami kelumpuhan. “Yang saya rasa sekarang lemas dan tak bertenaga dari 2010 saya hanya berbaring tidak bisa beraktifitas apapun,” katanya, Minggu (11/2/2018) saat berbincang dengan Grapol di rumahnya.

Sementara menurut istrinya yang selama ini setia mengurus, Kardi (60) menuturkan selama suaminya sakit kehidupannya semakin tidak menentu karena tidak ada yang menafkahi. Walaupun memiliki dua anak namun kehidupan anaknya masing-masing sudah berumah tangga dan keadaannyapun sama seperti dirinya.

Kardi mengaku saat ini hanya bisa pasrah karena jangankan untuk berobat untuk makan sehari-hari dapat dari pemberian sanak dan saudaranya.

“Waktu dulu memang sempat dibawa berobat ke rumah sakit tapi tidak juga sembuh. Bahkan nanya-nanya ke paranormal dan pengobatan alternativ tapi tetap tak kunjung sembuh, akhirnya kami hanya bisa pasrah,” tuturnya.

Pihaknya mengaku pemerintah desa setempat jangankan peduli untuk menolong, nengok atau nanya kabar suaminya yang tergelatak sakitpun tidak pernah.

“Sudah dua pemerintahan desa berganti, zaman Kuwu Karsono tidak ada yang peduli sekarang pemerintahan Kuwu Didi pun sama tidak perduli,” ucapnya.

Ia berharap ada dermawan yang menolongnya untuk dapat meringankan beban kehidupan rumah tangganya selama ini.

Tarmini setiap hari tergolek lemas di kasur lantai, mandi, buang air besar dan buang air kecilpun dilakukan di atas tempat tidurnya dibantu istri tercintanya.

Berbagai cara sebenarnya sudah dilakukan agar Tarmini sembuh. Namun proses pengobatan berhenti karena tidak ada lagi biaya. Akhirnya Tarmini dirawat di rumah dengan obat-obatan seadanya.
Ia berharap ada pihak yang peduli pada nasib warga miskin yang sakit seperti dirinya untuk membantu pengobatannya. (Nano/Grapol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here