Selidiki Kasus Gedung Setda Rp 80 M, Kejagung Turunkan Tim ke Kota Cirebon

0
390
dok/gragepolitan

Gragepolitan.com, CIREBON – Kasus dugaan ketidakberesan pelaksanaan pembangunan gedung Setda Kota Cirebon yang menelan biaya lebih dari Rp 80 M, diam-diam kini sudah masuk tahap penyelidikan  Kejaksaan Agung RI. Bahkan pada, Kamis (9/8/2018), Kejagung sudah menurunkan timnya melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke lokasi gedung setda di belakang Kantor Balai Kota Cirebon.

Tim Intelejen Kejagung RI yang dipimpin Irwan Sinuraya melihat secara langsung gedung Setda. Dalam kegiatan tersebut Irwan mengajak enam tim beserta Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon, Arifin Hamid untuk melihat hasil pembangunan.

“Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap gedung Setda ini. Penyelidikan dilakukan atas berbagai persoalan tentunya. Kami masih mengumpulkan berbagai data,” ungkap Irwan.

Irwan bersama tim memeriksa gedung dari lantai 1 sampai lantai 8 hingga atap. Beberapa kali tim sempat mengungkapkan keheranan karena pekerjaan dianggap belum selesai.

Beberapa pekerjaan yang belum selesai antara lain banyak bagian bangunan masih terbuka sehingga membahayakan. Selain itu, tim tidak dapat menggunakan lift.

Tampak tim Kejagung juga menunjukan rasa heran dengan kualitas bangunan yang dianggap kurang baik. Salah satu contoh persoalan beberapa kaca yang tidak tertutup.

Selain itu tangga masuk tidak menempel ke tembok sehingga membahayakan orang yang hendak lewat.

“Nanti kita kumpulkan data terlebih dahulu. Setelah itu akan menentukan sikap apakah akan kita tingkatkan ke penyidikan atau adanya keputusan lain,” kata Irwan.(Cepy/gragepolitan)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here