Rangkaian HUT ke-647 Kota Cirebon, Puluhan Seniman dan Budayawan Bakal Tampil di Festival Budaya

0
758

Cirebon, GRAGEPOLITAN-Masih dalam rangkaian HUT ke-647 Kota Cirebon, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon bakal menggelar acara seni budaya bertajuk “Festival Budaya” pada 22-23 Oktober. Kegiatan akan dilangsungkan di Komplek Stadion Bima dengan diikuti para seniman dan budayawan Cirebon serta dimeriahkan sedikitnnya 12 kelompok sanggar seni.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporbupar) Kota Cirebon, Drs Dana Kartiman kepada gragepolitan, Rabu (19/10).

Ia menyebutkan, tujuan dari kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemkot Cirebon untuk menjukan keseriusan dan memberi ruang berkreasi kepada para seniman serta budayawan.

“Seniman itu dituntut kreatif, karenanya melalui acara tersebut nanti kita mencoba untuk memfasilitasinya. Selain itu tentunya dengan adanya kegiatan dimaksud, harapannya kita secara bersama-sama bisa menjaga dan melestarikan berbagai kesenian dan kebudayaan yang merupakan aset warisan budaya leluhur. Kegiatan ini juga masih dalam rangkaian dalam rangka memperingati Hari Jadi Cirebon yang ke 647,” paparnya.

Menurutnya, banyaknya peserta yang akan terlibat pada gelaran budaya tersebut, bisa dilihat dari jadwal tampil mereka. Bahkan dalam satu malam panitia telah menyusun acara bisa menampilkan sedikitnya 4-6 pertunjukan.

Beberapa kesenian tradisionalpun akan meramaikan festival ini, sebut saja, Tari Topeng, Tari Sintren, Seni tarling, Seni buroq, dan beberapa jenis lainnya ditambah dengan penampilan modern dance serta tarian modern lainnya. Sebelumnya Disporbudpar juga telah menyelenggarakan pameran lukis di tempat yang sama.

Sementara disinggung anggaran untuk penyelenggaraan acara tersebut, Dana menjelaskan, secara komulatif dengan pagelaran Sendra Gentala yang beberapa waktu lalu dilaksanakan di lapangan Kejaksaan. Jumlahnya saat itu sekira Rp 300 juta, dan khusus untuk event Festival Budaya kurang lebih Rp 150 juta.

“Kami berharap acara nanti bisa sukses digelar. Bukan saja sukses mempertunjukan kesenian tradisional yang ada di Kota Cirebon, tapi juga, menjadi sarana promosi kepada para wisatawan bahwa Kota Cirebon ini kaya akan seni budaya,” pungkasnya. (G-03)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here