PRA Luqman Zulkaedin Resmi Menjadi Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon

0
686

Gragepolitan, CIREBON – Prosesi Jumenengan atau penobatan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon XV, PRA Luqman Zulkaedin berlangsung lancar, Minggu (30/8/2020). Berlangsung di Keraton Kasepuhan, prosesi acara selesai pada pukul 15.00 WIB dengan disaksikan para tamu undangan, termasuk Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan para pejabat pemerintah.

Pada acara ini, seluruh raja dan sultan se-Nusantara tampak hadir. Mereka sebelumnya mulai berdatangan ke  lokasi penobatan mulai Pukul 12.30 WIB. Mereka yang tiba lebih awal diantaranya  Indragiri Riau, Galuh, Ternate, Kesultanan Sumbawa, Kerajaan Serdang, Demak dan  para bangsawan dari berbagai daerah di Nusantara.

Setelah semua tamu undangan datang, kemudian acara puncak diawali. Tahlilan dan doa tawasulan 40 hari wafatnya Sultan Kasepuhan XIV. Kemudian acara dilanjutkan pada prosesi Jumenengan (penobatan sultan) Kasepuhan XV.

“Allhamdulilah berkat ijin dari Allah SWT, saya hari ini mendapat amanah untuk meneruskan kepemimpinan di Keraton Kasepuhan ini. Ke depan memang untuk mengembangkan keraton-keraton yang ada ini, perlu adanya undang-undang yang mengaturnya,” ujar Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin dalam sambutannya.

Masih dalam rangkaian rangkaian penobatan Sultan Sepuh ini, kemudian dilakukan penyerahan santunan kepada 150 anak yatim. Pemberian santunan langsung dilakukan Sultan Luqman Zulkaedin secara simbolis kepada 15 anak yatim yang hadir saat itu.

Sebagaimana kebiasaan pada penobatan sultan sepuh ini, acara dilanjutkan dengan penyerahan 15 Mushaf Quran kepada perwakilan 15 masjid kuno. Begitupun dilanjutkan dengan  penyerahan 15 bibit pohon kepada abdi dalam.

Sementara itu, Tawasul Zikir dan doa dipimpin Penghulu Astana Gunung Jati. Sedangkan untuk tahlilan dipimpin penghulu Masjid Agung Sang Cipta Rasa.

Usai acara, Sultan Sepuh XV menghantar tamu undangan VVIP menuju Gapura Wadasan untuk melepas 15 burung Merpati. Pelepasan burung merpati ini dengan didampingi para tetua dan tokoh.

Sementara itu, situasi  di luar  Keraton Kesepuhan, saat akan berlangsungnya prosesi penobatan, sempat memanas saat sekelompok massa mencoba memprotes penobatan tersebut. Namun upaya mereka dihalau aparat keamanan yang bertugas.(TIM/gragepolitan/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here