Polda Banten Bakal Selidiki kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Buku

0
655

Banten, GRAGEPOLITAN-Jajaran Direktorat Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Banten Akan bergerak cepat melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Hal ini di ungkapkan Penyidik Krimsus Polda Banten 28/05/2017 pada www.gragepolitan.com ,”secepatnya kita akan lakukan penyelidikan,jikalau ditemukan bukti yang cukup,maka kita akan segera lakukan pemeriksaan dan memanggil yang diduga terlibat ,”ujar Penyidik Krimsus Polda Banten pada www.gragepolitan.com.

Diberitakan sebelumnya bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Banten yang dikomandoi Engkos Samanhudi kini jadi perhatian publik.

Hal ini disebabkan banyaknya kejanggalan-kejanggalan semua kegiatan dalam kurun waktu beberapa tahun,contohnya saja pengadaan buku Ensiklopedia yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah.

Pengadaan buku ensiklopedia yang konon menjadi perdebatan di DPRD Provinsi Banten tersebut besar dugaan hanya menjadi bancaan,sebab pengadaan buku itu seharusnya berdasarkan permintaan dari pihak sekolah itu sendiri,yang lebih gilanya lagi bahwa pengadaan buku Ensiklopedia yang menelan anggaran puluhan miliar tersebut di lakukan dengan cara lelang dimana seharusnya dan sebaiknya di lakukan dengan cara lelang E Katalog.

Berdasarkan informasi yang di himpun bahwa ada kegiatan di Dinas Pendidikan Provinsi Banten yang menyalahi nomenklatur diantaranya pengadaan laboratorium untuk SMK.

Pada akhir tahun 2016 yang lalu Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Banten mengadakan belanja pengadaan buku ensiklopedia untuk Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK, red).Tidak tanggung-tanggung,Pengadaan buku ensiklopedia ini menyerap anggaran yang cukup besar sekitar Rp 14,26 M.

Bahkan pengadaan buku inipun terkesan tumpang tindih.Di samping itu banyak juga masyarakat yang meragukan peruntukan pengadaan buku ensiklopedia ini,di jaman yang serba canggih ini, apakah masih relevan di gunakan di sekolah-sekolah .

Ada yang nama kegiatannya belanja hibah barang /jasa kepada pihak ketiga “pengadaan buku ensiklopedia untuk perpustakaan SMA Swasta” sebesar Rp 2,35 M dengan kode lelang 4734099.Ada juga belanja modal asset tetap lainnya”pengadaan buku referensi ensiklopedia untuk perpustakaan SMA Swasta “ sebesar Rp 4,79 M, kode lelang 4733099.

Di samping itu ada juga belanja hibah barang/jasa kepada pihak ketiga “pengadaan buku ensiklopedia untuk perpustakaan SMK” Sebesar Rp 3,56 m dengan kode lelang 4732099 dan belanja modal asset tetap lainnya pengadaan buku ilmu praktis,pengadaan buku referensi ensiklopedia untuk perpustakaan SMK sebesar Rp 3,56 M kode lelang 4731099.

“Saya rasa dengan nilai anggaran yang sangat besar tersebut,Dinas pendidikan Provinsi Banten lebih baik melakukan pelatihan kepada siswa tentang bagaimana cara menciptakan sebuah produk,jangan hanya teori-teori yang entah kapan bisa di implementasikan,”kata salah seorang guru SMK di kota serang.

Ia juga mengatakan, lebih baik para siswa itu di ajari bagaimana cara mencari bibit padi yang unggul dan tahan hama dan menghasilkan panen yang melimpah,biar kelak Negara ini tidak selalu kekurangan pangan.

“Itu kan lebih bagus,dari pada siswa hanya di cekoki teori, produk anu penciptanya si anu,produk anu di ciptakan tahun anu,’katanya.

“Yang diperlukan sekolah itu yang sangat Urgent adalah Ruang Kelas Baru (RKB) lihat saja bahwa hampir 75 persen ruang sekolah di provinsi Banten hancur,”tegasnya.(suryadi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here