Plang Aspal Dishub Marak di Kab Cirebon, 2 Diantarannya Penunjuk Arah Hotel Patra dan RS Mitra

0
337

Gragepolitan, CIREBON – Plang (papan) penunjuk arah Dinas Perhubungan (Dishub) berwarna dasar hijau asli tapi palsu (Aspal) marak di Kab Cirebon. Setidaknya plang aspal dishub tersebut terdapat di ruas Jalan Raya Plered tepatnya di depan eks Kantor Kadin dan di Jalan Tuparev arah Bundaran Kedawung.

Temuan gragepolitan.com di lapangan, plang aspal di depan Kantor Kadin dekat perempatan Pasar Pesalaran tersebut tampak menjulang dengan tiang tinggi. Sehingga keberadaannya cukup mencolok mudah dilihat para pengendara dari arah barat. Ironisnya justru plang asli dishub di sebelah timurnya tampak sedikit terhalang.

Plan aspal ini berwarna dasar hijau khas warna plang Dishub, tertera tanda panah lurus dengan tulisan Patra Cirebon Hotel & Convention. Sementara di bawahnya tertera panah arah kanan menunjuk Kota Kota Sumber.

Tak jauh beda dengan plang Dishub Aspal di sekitar Pasar Pesalaran Plered, plang serupa di Jalan Tuparev arah Bundaran Kedawung juga berwarna dasar Hijau. Selain tertera panah menunjuk arah lokasi daerah, terdapat panah menunjuk arah RS Mitra. Keberadannya sudah cukup lama, namun hingga kini tetap kokoh berdiri.

Sedikit bergeser ke Bundaran Kedawung, persisnya tak jauh dari Kantor Polsek setempat, plang Aspal Dishub juga muncul di dua titik. Pertama plang Aspal tercantum tulisan Kantor CSI di sebelah kiri arah barat dan satu lagi di sebelah kanan arah barat, tepatnya terpancang di Taman Kedawung dengan tulisan Pasar Gaya.

Sementara itu, menaggapi fenomena tersebut, Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) yang juga pemerhati Sosial dan Pemerintah Daerah, M Yusron menyesalkannya. Karena keberadaan plang-plang Aspal tersebut cukup mengganggu dan sebagai upaya pihak swasta dalam memanfaatkan plang Dishub untuk kepentingan komersialnya.

“Setahu Saya, papan penunjuk arah Dishub itu kan sifatnya hanya untuk menunjuk arah jalan dan lokasi yang bersifat publik. Seperti arah jalan untuk para pengendara, arah daerah atau kota yang dituju para pengendara. Selain itu untuk menunjuk arah atau lokasi fasilitas umum milik pemerintah, sperti RSUD, lapanngan udara, atau Alun-alun,” paparnya.

Terkait hal ini, lanjutnya, Dishub Kab Cirebon harus memberi klarifikasi agar masyarakat tidak berprasangka lain-lain kepada Dishub. Apalagi jika di lapangan ditemukan adanya plang Aspal yang berani mencantumkan logo dishub (Kemenhub).

Ia menyebutkan, maraknya keberadaan plang Aspal tersebut juga harus menjadi perhatian Satpol PP Kab Cirebon. Sebagai penegak ketertiban umum, mereka berkewajiban melakukan pembongkaran jika plang ini terbukti aspal.

Sementara itu, perihal maraknya plang Aspal Dishub ini, belum ada tanggapan resmi dari Dishub Kab Cirebon. Begitupun dari pihak swasta yang nama usahanya tertera di plang Aspal seperti halnya Hotel Patra dan RS Mitra. (dik/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here