Peringatan HGN di Majalengka, Bupati Akui Nasib Guru Honorer Belum Jelas

0
688
Nano/Grapol

MAJALENGKA, (Grapol) – Pengangkatan tenaga guru honorer di Kab Majalengka hingga kini masih belum jelas juga kapan bisa direalisasikan. Penyebabnya karena terkait nasib guru honorer tersebut kebijakannya datang dari pemerintah pusat, sehingga Pemkab Majalengka  tak bisa langsung mengambil keputusan sendiri.

Hal tersebut terungkap pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2017 sekaligus Perayaan HUT PGRI tingkat Kab Majalengka yang digelar di Alun-alun setempat, Sabtu (25/11/2017).

“Untuk nasib para guru honorer, kami selama ini senantiasa berkoordinasi baik dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Tujuannya agar guru-guru honorer yang ada segera mendapat perhatian,” ujar Bupati Majalengka, Sutrisno usai menjadi pembina upacara peringatan HUT PGRI Ke-72 dan HGN Tahun 2017.

Ia menyebutkan, pihaknya telah mendengar langsung curahan hati dari para guru, termasuk dari para guru honorer. Salah satunya yang mengemuka yakni nasib guru honorer agar mereka bisa diangkat sehingga masa depannya menjadi lebih jelas.

“Untuk guru honorer kita hanya tinggal menunggu, karena semuanya tidak terlepas  dari aturan yang ada. Jika memang dibolehkan pemerintah daerah (pemda) mengangkat guru honorer, jelas saya akan melakukannya. Apalagi satuan kerja (satker) saya juga mengakui, saat ini di kabupaten Majalengka kita masih kekurangan guru. Tapi ini kan payung aturannya belum ada, jadi saya berharap pemerintah pusat segera membuka lagi penerimaan guru ini,” papar Bupati.

Menurutnya, kondisi persoalan kurangnya tenaga guru di Kab Majalengka telah menjadi bahan pemikirannya untuk segera disampaikan kepada pemerintah pusat. Tujuannya agar pemda diizinkan untuk bisa mengangkat khususnya untuk tenaga pendidikan yakni guru dan tenaga kependidikan yakni Tata Usaha (TU).

Sementara itu, sebelumnya, ribuan tenaga pendidik dan kepedidikan dari berbagai tingkatan sekolah di Kab Majalengka mengikuti Upacara Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2017 sekaligus peringatan HUT PGRI ke 72 bertempat di Alun-alun Kab Majalengka.

Sejak pagi mereka telah berdatangan memenuhi Alun-alun Majalengka yang menjadi lokasi digelarnya upacara bendera. Para guru ikut berbaris sesuai asal kecamatan masing-masing tempatnya bertugas. Selaku Pembina upacara Bupati membacakan surat sambutan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam menyambut HGN 2017 dan HUT PGRI Ke 72.

Sementara itu Ketua PGRI Kab Majalengka H Sukatma Atmadja berharap dengan momen peringatan HUT PGRI dan HGN tahun 2017 ini para guru bisa lebih meningkatkan kwalitas pendidikan.

“Baik dalam mendidik maupun mengajar peserta didik untuk lebih professional, karena mendidik anak bangsa merupakan tugas yang sangat mulia. Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen bahwa guru profesional bertugas mendidik, mengajar, membimbing, melatih, mengarahkan, menilai dan mengevaluasi peserta didik,” paparnya.

Di penghujung acara, disampaikan guru berprestasi. Di antaranya Farida Hidayati Guru SMPN 3 Jatiwangi juara 1 tingkat Nasional Olimpiade Guru mata pelajaran Bahasa Inggris, Kasman Guru SMPN 2Jatitujuh Juara 2 tingkat nasional Olimpiade mata pelajaran IPS, Nursih Pengawas SD pada Dinas Pendidikan Majalengka juara 2 pengawas SD Berprestasi tingkat Provinsi, dan Zaenul Islam pengawas SMP pada Dinas Pendidikan Majalengka juara 2 pengawas SMP Berprestasi tingkat provinsi serta Finalis apresiasi best practice tingkat nasional, Sri Rahayu 10 besar  olimpiade guru nasional. Lalu, Ratna Tullayinah prestasi guru dalam pelatihan tingkat Provinsi oleh rotary club serta ptestasi-prestasi menarik lainnya.(Nano/Grapol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here