Oknum Wartawan Diduga Peras Sekdes Kresek Rp 700 Juta

0
70

Gragepolitan.com/Banten – Profesi wartawan masih kerap disalah gunakan oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab. Salah satunya seperti yang diduga dilakukan oleh pria berinisial RH. Bermodalkan kartu identitas atau ID pers, RH yang mengaku sebagai wartawan di salah satu media online memeras Sekretaris Desa (Sekdes) Jengkol, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Kepala Desa Jengkol MK Gandi menjelaskan, peristiwa pemerasan yang dilakukan oleh oknum kepada Rapiudin mencapai Rp.700 juta, wartawan media online berinisial RH dilakukan dua kali. Pemerasan pertama dilakukan pada Maret 2019, korban memberikan uang sebesar Rp 700 juta. Kemudian, pelaku kembali mendatangi korban pada Sabtu (11/5) dengan tujuan untuk kembali meminta uang.

“Saat pelaku datang kedua kali, korban kebingungan karena tidak punya uang. Akhirinya korban lapor ke saya,” kata pria yang akrab dipanggil Gandi ini kepada wartawan saat ditemui di kantor Desa Jengkol, Senin (13/5).

Mendapatkan laporan itu, Gandi meyarankan agar korban melaporkan ke Polsek Kresek. Setelah mendapatkan laporan itu, anggota Reskrim Polsek Kresek dibantu anggota Reskrim Polresta Tangerang menjebak pelaku. “Setelah disepakati, korban menghubungi pelaku dengan alasan untuk memberikan uang. Setelah pelaku mengambil uang, polisi langsung menangkapnya,” ujarnya.

Gandi mengaku, tidak tahu dasar pelaku memeras korban karena saat peristiwa pertama korban tidak melapor. Namun Gandi menduga, pemerasan itu berawal dari realisasi pembangunan fisik desa. “Mungkin korban berada dalam tekanan saat pemerasan pertama itu,Jadi tidak melaporkan.” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kresek Ipda Maskuri membenarkan peristiwa itu. Namun sayang, Maskuri tidak mau memberikan informasi lebih jelas. Hal itu karena kasusnya sudah ditangani Satreskrim Polresta Tangerang. “Pelaku berinisial RH sudah kita amankan. Sekarang sudah ditangani oleh Polresta Tangerang,” singkatnya.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung mengatakan, kasus pemerasan yang dilakukan oleh oknum wartawan media online terhadap Sekdes Jengkol itu akan dijelaskan saat Konferensi Pers di Makopolres, Selasa (14/5). “Nanti datang aja ya saat Konfrensi pers,” singkatnya.

Sementara itu, berdasarkan undangan konfrensi pers dari Polresta Tangerang, disebutkan bahwa pemerasan Sekdes Jengkol, Kecamatan Kresek Rp700 juta melibatkan tiga oknum wartawan media online. “Ya tiga oknum wartawan media online jadi tersangka. Itu berdasarkan pegembangan. Indentitas dan alamat pelaku kita ungkap saat konfrensi pers,” kata Gogo saat dikonfirmasi.(G -007)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here