Mangkrak dan Rumput Sintetis Disoal, Warga Ancam Demo Sport Center Watubelah

0
167
net/gragepolitan

Gragepolitan, CIREBON – Pembangunan Sport Center Watubelah Kab Cirebon yang hingga kini belum juga rampung memunculkan dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaanya. Bahkan dipicu dari ketidakpuasan berbagai pihak, sejumlah orang yang menamakan diri dari Aliansi Demokrasi Rakyat (ALDERA) mengancam akan menggelar aksi demo dalam menyikapi dugaan tersebut.

“Aksi unjuk rasa akan kami gelar Kamis besok (Hari Ini, RED) ke Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon. Izin dari Polres sudah keluar. Pada aksi ini kami akan mempertanyakan kenapa sampai sekarang proyeknya belum selesai juga,” kata Korlap aksi, Toni Gumelar, Rabu (10/4/2019).

Ia menyebutkan, pelaksanaan proyek tersebut tentunya tak lepas dari kinerja sejumlah dinas terkait termasuk DPKPP. Di mana dari tahun 2016, pembangunan sport center setiap tahunnya hanya menyisakan masalah.

Padahal, lanjutnya, anggaran yang sudah digelontorkan untuk proyek ini sekitar Rp 275 miliar. Namun, dana tersebut menjadi sia-sia dengan terbengkalainya dalam pengerjaannya.

“Sejak tahun 2016 anggarannya ratusan miliar. Sementara kondisinya tetap terbengkalai. Ini ada yang salah dalam perencanaan juga pengawasannya. Kita akan sikapi karena ini memakai uang negara,” ucapnya.

Pada bagian lain, Ia mencontohkan pemasangan rumput sintesis pada lapangan bola yang dinilai sangat tidak layak. Karena dalam pelaksanannya terjadi kekeliruan dengan memasang sembarangan.

“Mestinya rumput sintetis ini jangan dulu dilakukan, sebelum sport center benar-benar selesai. Ada juga bagian lainnya yang sudah dibangun, sementara sarana penunjang lainnya belum selesai. Ini kan konyol,” katanya.

Menurutnya, jika mau dilanjutkanpun, sampai sejauh mana perencanaan dari proyek ini. Siapapun berhak tahu, karena sudah hampir tiga tahun dibangun mangkrak.

Sementara itu, terkait hal ini, Kadis DPKPP Kabupaten Cirebon, Sukma Nugraha belum bisa dimintai komentarnya. Saat dihubungi, yang bersangkutan tengah tidak di tempat dan telepon selulernya tidak aktif.(Manhut/gragepolitan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here