Langgar UU Hak Cipta, Pemkot Cirebon “Pelihara” Pusat DVD Bajakan

0
1648
Dalam dua tahun terakhir eks Matahari Balong dibiarkan menjadi pusat penjualan DVD/VCD bajakan.***

Cirebon, GRAGEPOLITAN-Keberadaan pusat penjualan VCD/DVD bajakan di lantai 1 Pasar Matahari Balong Kota Cirebon hingga kini keberadaannya masih juga”dipelihara” Pemkot Cirebon. Padahal berdasarkan UU RI No 19 tahun 2002 tentang hak cipta, para pedagang DVD/VCD bajakan tersebut jelas telah melanggar karena terlibat langsung dengan menjual/ menyebarkan barang ilegal/bajakan.

UU Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta, kejahatan VCD/DVD bajakan bukan lagi merupakan kejahatan delik aduan, melainkan dikategorikan sebagai delik biasa atau delik formil. Artinya kepolisian atau Satpol PP bisa melakukan tindakan tegas atas aktifitas dari kegiatan di Pasar Matahari Balong tersebut.

Namun dalam perkembangannya dalam kurun waktu dua tahun terakhir, para pedagang DVD/VCD bajakan di eks Matahari balong tersebut, menunjukan kemajuan yang begitu pesat. Banyaknya pedagang tampak dari hampir sebagian besar lantai 1 Matahari Balong yang didominasi para pedagang DVD/VCD bajakan.

Yang mengherankan, PD Pasar Kota Cirebon selaku pengelola Eks Matahari Balong seolah tutup mata. Bahkan diperoleh informasi, setiap pedagang malah difasilitasi dengan menyewa lapak atau space di lantai 1 bekas mall tersebut hingga jumlahnya terus bertambah.

Pantauan Gragepolitan, para penjual DVD/VCD bajakan di tempat tersebut mereka menyediakan ribuan keping DVD/VCD bajakan. Dari mulai DVD/VCD film-film barat, mandarin, India hingga film-film Korea dan Indonesia. Tak hanya itu, mereka juga menjual DVD/VCD berbagai lagu barat dan Indonesia yang semuanya merupakan barang hasil bajakan.

Untuk setiap keping VCD/DVD bajakan, para pedagang di sana menjualnya Rp 5000. Namun jika pengunjung langsung membeli tiga keping sekaligus, mereka diberi harga paket Rp 15 000.

Sementara, hampir setiap hari dari mulai Pukul 09 00 WIB hingga tutup Pukul 21.30 WIB, para pengunjung dari berbagai pelosok Cirebon ramai mencari DVD/VCD di tempat tersebut. Bahkan jumlah pengunjung pada akhir pekan bisa mencapai dua kali lipatnya hingga bejubel.

Saat dikonfirmasi perihal keberadaan pusat penjualan VCD/DVD bajakan tersebut, Kasatpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan, mengaku belum bisa memberikan komentarnya. Namun dirinya mengaku para penjual DVD/VCD bajakan tersebut sudah melanggar karena menjual barang ilegal dan melanggar UU hak cipta.

“Tapi nanti kami akan berkoordinasi dulu dengan PD Pasar, karena mereka ini yang selama ini mengelola pasar tersebut. Termasuk nanti kami juga akan berkomunikasi dengan aparat kepolisian dari Polres Cirebon Kota (Ciko),” katanya, Senin (19/9).(G-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here