Konyol..! Yang Lain Peringati “Agustusan”, Ini Malah Bakar Simbol Negara

0
635
gragepolitan: Ribuan warga saat merangsek kesal karena simbol negara dibakar di Kab Bogor baru-baru ini.***
ADA-ada saja, di tengah suasana kemeriahan peringatan HUT RI ke-72, dengan berbagai atribut simbol kebesaran Bangsa Indonesia, tiba-tiba dikejutkan dengan kabar kejadian umbul-umbul bermotif merah putih dibakardi Kab Bogor Kec Tamansari. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (16/8/17) sekira Pukul 09.00 WIB.
Sontak hal itupun memicu kemarahan masyarakat setempat. Bahkan warga berupaya menyerbu lokadi pembakaran di Yaysasan Ibnu Mas’ud. Memang lokasi umbul-umbul yang dibakar tersebut terpasang berdekatan dengan lokasi Yayasan Tahfidz Ibnu Mas’ud, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari.
Umbul-umbul tersebut dipasang warga untuk memeriahkan HUT RI. Warga yang mengetahui kejadian pembakaran lantas menginformasikan hal tersebut kepada aparat berwenang.
Guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan serta agar situasi kondisi tetap kondusif, Kapolres Bogor Kombes Pol AM. Dicky beserta Wakapolres dan jajaran pada Kamis (18/8/17) langsung mendatangi lokasi sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Wakapolres Bogor datang ke lokasi Yayasan Ibnu Mas’ud bersama-sama dengan Muspika Tamansari, alim ulama, tokoh masyarakat, serta sejumlah Kepala Desa,” ungkap Sekcam Tamansari, Ridwan.
Kamis siang pihak Polres Bogor sudah berhasil membawa salah satu santri Ibnu Mas’ud ke Polsek Tamansari yang diduga sebagai pelaku pembakaran umbul-umbul tersebut.
 “Yang diduga kuat membakar umbul-umbul bendera merah putih adalah salah satu santri Ponpes Tahfidz Ibnu Masud sudah dibawa ke Polsek Tamansari untuk dimintai keterangan,” imbuh salah satu pengurus MUI Kecamatan Tamansari Lungguh Royani.
Di Mapolsek Tamansari, para pimpinan Yayasan Ibnu Mas’ud berjanji akan berhenti beraktivitas dan meninggalkan Tamansari.
Dari informasi yang dihimpun, Yayasan Ibnu Mas’ud ini sejak lama diindikasikan anti NKRI bahkan intelejen baik dari tingkat Polres maupun Polda dan Mabes Polri sejak lama melakukan pemantauan.(Ana/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here