Kolam Alam Cibulan Kuningan, Wisatawan Berenang Bersama Ikan Para Dewa

0
2433
Suasana Kolam Alam Cibulan Kuningan pada libur Idul Adha, Senin (12/9).***

KABUPATEN Kuningan mempunyai daya tarik tersendiri, terutama dengan letak geografis yang berada persis di kaki Gunung Ciremai hingga menjadi magnet untuk dikunjungi siapa pun, termasuk para pelancong dari luar kota.

Seperti pada liburan Idul Adha yang baru lalu, tak sedikit warga yang memanfaatkannya untuk mengunjungi beberapa tempat wisata yang terdapat di Kab Kuningan.

Salah satunya adalah objek wisata pemandian alam Cibulan, yang berlokasi di Desa Manis Kidul Kec.Jalaksana. Dibanding kolam pada umumnya, kolam Cibulan memiliki keunikan khusus yakni penghuninya berupa ribuan ikan air tawar yang diberi nama ikan dewa oleh warga setempat.

Di sini setiap pengunjung bisa berenang bermain bersama ikan-ikan tersebut tanpa sedikit pun terganggu. Sehingga dipastikan mereka yang sudah pernah datang ke Cibulan dan berenang di sana telah merasakan sensasinya.

“Ikan Dewa ini merupakan salah satu varietas/jenis ikan yang sangat langka. Sejenis kancra bodas (putih), itu salah satu daya tarik dari kolam Cibulan ini,” kata pengelola Kolam Alam Cibulan, H M. Didi Sutardi kepada Gragepolitan , Senin (12/09).

Selain itu ada beberapa fasilitas yang bisa membuat pengunjung tertarik dan betah berada di sana. Sebut saja fasilitas yang secara khusus disediakan di antaranya seperti Aqua Bucket, Waterball, Flyng Fox, Therapi ikan, dan saung lesehan (menyediakan masakan khas Sunda dan menu lainnya). Tak hanya itu, pengunjung juga bisa memilih oleh-oleh aneka cinderamata dan berfoto bersama Ikan Dewa serta bisa melihat langsung keberadaan sumur tujuh yang diekaramatkan.

Sumur tujuh tersebut berada di area situs petilasan Prabu Siliwangi yang berada satu lokasi dengan Kolam Alam Cibulan. Di antara para pengunjung banyak yang datang untuk cuci  muka dari sumur 1-6. Sedangkan untuk sumur ke-7 kebanyakan pada berwudhu dan tak jarang airnya dibawa pulang, karena diyakini membawa keberkahan,” ujar Didi.

Menurutnya, masing-masing sumur itu memiliki arti tersendiri. Seperti sumur 1 untuk kejayaan, sumur 2 untuk kemuliaan, sumur 3 untuk pengabulan, sumur 4 untuk cirencana, sumur 5 untuk Cisadane, sumur 6 untuk kemudahan dan sumur 7 untuk keselamatan.

Perlu diketahui bahwa Objek wisata Cibulan ini diresmikan pada 27 Agustus 1939 oleh Bupati Kuningan yang pada masa itu dijabat oleh R.A.A,Muhammad Ahmad. Pada waktu libur dalam seharinya tidak lebih dari 5.000 pengunjung menyambangi objek wisata ini. Setiap pengunjung dikenai tiket masuk untuk anak-anak Rp 15.000 dan dewasa Rp 17.000.

Salah satu pengunjung dari Bekasi, Hardi (32) mengatakan, dirinya datang bersama rombongan karena penasaran dengan keberadaan ikan dewa. “Selain penasaran saya juga ingin berenang langsung dengan ikan-ikan yang dikeramatkan tersebut,” ungkapnya. (Gragepolitan/Cepy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here