Kita Tunggu..! Kejaksaan Pastikan Adanya Tersangka Kasus Korupsi Rp 4,9 M di Majalengka

0
228
gragepolitan//: Bupati Karna Sobahi saat menyerahkan DD secara simbolik pada Launching DD/ADD di Gedung Graha Sindang Kasih, Jumat (29/3/19).***

Gragepolitan, MAJALENGKA – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka, Hasbi memastikan akan adanya tersangka pada kasus korupsi Bimtek Sistem Keuangan Desa (Siskeud) senilai Rp 4,9 M di Kab Majalengka. Siapa orangnya, saat ini kasusnya terus dikembangkan dan tengah dalam penyelidikan serius.

Hal tersebut ditegaskan Hasbi saat dikonfirmasi gragepolitan.com disela-sela Acara Launching Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2019 di Gedung Graha Sindangkasih, Jumat (29/3/2019).

“Proses hukumnya sudah berjalan dalam penyelidikan. Namun siapa tersangkanya masih belum bisa kami sebutkan. Yang jelas tersangkanya pasti ada,” tandasnya.

Ia menyebutkan, perkembangan dari penanganan kasus ini bisa dilihat dalam sebulan ke depan. Untuk mengumpulkan bukti dan fakta, kini pemeriksaan saksi-saksi terus dilakukan pihaknya.

Sementara itu, pada acara tersebut, Bupati Majalengka H. Karna Sobahi, secara simbolis menyerahakan DD kepada Desa yang mendapatkannya. Ia berpesan agar penggunaan DD agar selalu berhati- hati.

“Artinya jangan sampai menyalahi prosedur yang sudah ada. Jika muncul pelanggaran dalam pelaksanannya, maka segera melapor kepada kami. Sering kali kami menghimabau kepada aparatur desa jangan sampai tersandung dengan masalah hukum,” katanya.

Pada acara serupa, Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, menyebutkan, pihaknya mengajak untuk  mencegah terjadinya penyalahgunaan DD. Terkait hal ini, Polres melalui Babinkamtimas siap mengawalnya.

“Babinkamtibmas harus pro aktif. Jika ada anggota kami yang tidak aktif, silahkan bisa langsung melaporkan dan akan kami ganti. Begitupun termasuk keresahan masyarakat akibat oknum premanisme, kami tidak akan segan – segan untuk menindaknya,” tandasnya.(Sunarto/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here