“Kerusuhan Massa” Pecah di Majalengka, Aparat Berhasil Kendalikan Situasi

0
393
Nano/Grapol

KERUSUHAN massa dalam mendukung calon jagoannya pada Pilkada dan Pilgub 2018 pecah di Kab Majalengka, Sabtu (3/2/2018). Massa makin beringas dan mulai berbuat anarkis hingga memaksa polisi melakukan tindakan tegas.

Awalnya massa pendemo berorasi dan sesaat kemudian terlibat aksi dorong-mendorong denngan petugas. Bahkan dalam aksi tersebut diwarnai lempar batu dan membakar ban bekas hingga membuat suasana tampak kacau.

Namun dengan sigap kepolisian dibantu aparat gabungan berhasil mengendalikan amukan massa. Sejumlah pendemo berhasil diamankan petugas untuk dimintai pertanggungjawaban.

Demikian sekilas dari Simulasi Terjadinya Kekacauan pada Pesta Demokrasi Pilbup dan Pilgub yang digelar Polres Majalengka di Halaman Mapolres setempat, Sabtu (3/2/2018).

Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad, mengatakan simulasi tersebut dimulai dari pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) hingga dilanjutkan dengan sistem pengamanan untuk penanganan massa yang menolak hasil penghitungan di TPS.

Selanjutnya, kata kapolres, pengamanan aksi massa yang menolak hasil pemilihan di KPUD Majalengka.

“Pengamanan dilakukan dalam berbagai tahap mulai dari kondisi tenang, ricuh hingga tindakan anarkis akibat menolak hasil pemilu yang telah dilakukan,” ujar Kapolres.

Menurutnya, simulasi digelar sebagai bentuk gambaran terburuk dalam Pilkada nanti dan bagaimana cara untuk menghadapinya.

“Ini hanya simulasi antisipasi pengamanan untuk kemungkinan terburuk. Mudah-mudahan tidak terjadi yang seperti ini. Jika ada kekurangn simulasi ini kedepannya akan di evaluasi, sehingga dapat menciptakan situasi yang kondusif dalam Pilkada,” paparnya.

Untuk total jumlah personel yang akan dilibatkan pada Pilkada serentak nanti, lanjut kapolres, pihaknya akan menerjunkan semua kekuatan Polres Majalengka dan dibantu oleh 2/3 dari TNI.

“Kita minta seluruh personel siap dengan segala kemungkinan yang ada. Namun kita berharap Pilkada nanti dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Bupati Majalengka, H Sutrisno, yang hadir pada kesempatan tersebut, mengajak masyarakat menciptakan suasana Pilkada aman dan damai untuk menciptakan pesta demokrasi yang berkualitas.

“Saya mengajak warga Majalengka untuk sama-sama menjaga situasi aman dan damai dalam Pilkada serentak 2018 yang akan datang,”pungkasnya. (Nano/Grapol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here