Kelenteng Talang Simbol Imlek di Cirebon, Sembahyang Agar Diberkati Para Dewa

0
260
gragepolitan

HARI ini, Selasa (5/2/2019) merupakan hari raya Imlek 2570, warga Tionghoa di seluruh dunia khususnya yang beragama Budha, termasuk warga keturunan Tionghoa di Cirebon merayakan hari raya paling tua ini dengan khusyu dan suka cita. Sejak Senin (4/2/2019) malam mereka melaksanakan sembahyang untuk minta keberkahan dari para Dewa.

“Peringatan Imlek ditandai dengan melakukan sembahyang 2 kali. Pertama sekitar Pukul 12.00 WIB, lalu pertengahan malam Pukul 23.00 WIB atau Pukul 00.00 WIB. Adapun Imlek tahun sekarang masuk Shio Babi,” ujar Yoyo, seorang penjaga Kelenteng Talang Kec Lemahwungkuk Kota Cirebon, Selasa (5/2/2019).

Kemudian, dua minggu setelah Imlek masuk pada perayaan Cap Gomeh. Pada Cap Gomeh ini banyak sekali dewa-dewa yang disembah oleh para keturunan Tionghoa dengan maksud meminta keselamatan.

“Saya datang ke Kelenteng Talang ini untuk melakukan sembahyang meminta berkah para dewa. Selain itu Saya juga meminta dipanjangkan umur, rizki dan selalu diberkahi oleh para dewa,” kata Hendri, seorang warga keturunan Tionghoa di Kelenteng Talang.

Ia menyebutkan, pada Imlek tahun ini, Ia dan keluarganya bersembahyang hanya 2 kali, atau lebih sedikit disbanding tahun sebelumnya yang dilakukan hingga 5 kali. Alasannya, karena mereka ingin jalan jalan(liburan).

“Yang penting intinya dari Imlek ini mengajarkan pada anak-anak dan istri agar tidak lupa untuk sembahyang dan melakukan kebajikan hingga diberkati para dewa,” tutupnya. (tedi/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here