KA Jaya Baya Tabrak Terios di Indramayu, 7 Orang Tewas Termasuk Balita

0
255

Gragepolitan, INDRAMAYU – Sedikitnya 7 orang meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mobil yang ditumpanginya tertabrak (tertemper) Kereta Api (KA) No.144 Jayabaya jurusan Pasarsenen – Malang, Sabtu (29/6/2019) sekira Pukul 15.15 WIB. Peristiwa tersebut persisnya terjadi di perlintasan sebidang yang tidak dijaga antara stasiun Haurgeulis – Cilegeh KM 143 +1 tepatnya di Blok Cipedang Jubleg Desa Jayamulya Kec. Kroya Kab Indramayu.

Data ke-7 korban, masing-masing, H. Ya (43) pekerjaan ASN warga Desa Ranjeng Kec. Losarang Kab. Indramayu, Hj Dian Kusprihatini (34), Muti Amrila (5), Turi Mulyat (50), ke tiga korban beralamat Desa Temiyangsari Kec. Kroya Indramayu.

Sedangkan korban lainnya Ajtmadja Akmal (19), Yati (50) dan Doin (19) yang semuanya tercatat warga Jakarta. Petugas Polsek Kroya dibantu warga langsung mengevakuasi semua korban dibawa ke RS Bhayangkara Indramayu.

Diperoleh informasi, kronologi kejadian berawal ketika mobil Terios hitam E 1826 RA milik Dian Kusprihatini yang dikemudikan H Tahdan melintas di pintu perlintasan. Saat bersamaan dari arah barat melaju kencang KA Jaya Baya, dan nahasnya mobil tetap melaju tanpa menghiraukan kedatangan KA.

“Perlintasan berpalang pintu manual ini dijaga 3 orang bernama Bombom, Jebot  dan Weli. Mereka kaget dan langsung berteriak-teriak untuk memperingatkan mobil korban yang melaju dari selatan ke utara itu agar berhenti. Tapi mobil tetap melintas yang secara kebetulan tali palang pintu manual macet. Kami sempat berusaha mendorong mobil, namun sia-sia KA keburu datang,” papar Bombom, salah satu saksi.

Saksi lainnya Jebot menjelaskan, hingga KA menabraknya para penumpang mobil tak satupun yang sempat turun dari kendaraannya. Mobil kemudian terseret hingga hingga sejauh 10-15 meter dari perlintasan KA.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Kuswardojo membenarkan kejadian  tersebu. Ia mengatakan, mobil terios warna hitam bernopol E 1826 RA milik Dian Kusprihatini yang dikemudikan H Tahdan tersebut tertemper Kereta Api no.144 Jayabaya jurusan Pasarsenen – Malang.

“Korban meninggal sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Indramayu.  Kami berharap agar masyarakat yang melintas di perlintasan sebidang untuk berhenti sejenak. Lalu pastikan kanan kiri aman baru melintas. Kejadian ini merupakan korban terbanyak sepanjang 2019 ini,” terang Kuswardojo.

Menurutnya, seluruh pengguna jalan harus memprioritaskan dan mendahulukan perjalanan  KA. Pihaknya juga berharap agar pemerintah pusat atau pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya untuk turut serta menjalankan amanat UU 23 tahun 2007 dengan melakukan penutupan pada sejumlah perlntasan tidak dijaga.(Cepy/gragepolitan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here