Jelang Pemberlakukan Larangan Truk, Kendaraan Besar Padati Pantura

0
565
ggragepolitan
Cirebon, GRAGEPOLITAN -Memasuki H-10 lebaran atau Jumat (16/6), kendaraan truk tampak masih memadati jalur pantai utara (Pantura) Cirebon. Kepadatan terjadi sejak dua hari lalu terutama pada siang, sore hingga malam hari.
Disinyalir, peningkatan jumlah truk di Pantura karena akan diberlakukannya larangan kendaraan besar melintas pada H-6 mendatang. Untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan terutama di simpul-simpul keramaian seperti di Pasar Tegalgubug, petugas pun memberlakukan contra flow dan pengalihan arus kendaraan ke jalan bebas hambatan.
Menurut Kanit Lantas Polsek Arjawinangun Polres Cirebon Iptu Suwito, hari itu adalah puncak kendaraan besar melintas di Pantura dari Jakarta arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Hari ini adalah puncaknya, dimana rata-rata sebanyak 1.000 sampai 1.500 truk per jam yang melintas. Jumlah ini diatas jumlah rata-rata hari biasanya,” katanya, Jumat 16/06).
Ia memprediksi, peningkatan volume kendaraan terus terjadi hingga malam hari. Karena, lanjutnya, pada H-6 lebaran mendatang kendaraan besar sudah dilarang melintas.
“Mungkin nanti malam jumlahnya lebih banyak karena dari Jakarta siang atau sore,” ujarnya.
Untuk menjaga kelancaran lalu lintas terutama di simpu-simpul kemacetan seperti pasar, pihaknya memberlakukan pengalihan arus lalu lintas dan contra flow.
“Jalur arah ke Jakarta cukup lengang jadi kita manfaatkan contra flow dan kendaraan besar kita arahkan memasuki tol Palimanan untuk selanjutnya ke arah Jawa Tengah dan skitarnya,” terangnya.(Frans C Mokalu/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here