Ironis, Ditunjuk Sekolah DT, Masjid SMPN 13 Kota Cirebon Nyaris Ambruk

0
979
gragepolitan
Cirebon, Grapol-Ironis, predikat SMPN 13 Kota Cirebon sebagai sekolah yang ditunjuk untuk melaksanakan program Diniyah Taqmiliyah, kondisi masjid sekolah setempat justru kini nyaris ambruk. Pihak sekolah pun mengaku tidak bisa berbuat banyak, bahkan untuk menanggulangi tempat ibadah ratusan siswanya terpaksa mendirikan tenda darurat.
“Kami bingung harus meminta bantuan kemana, terpaksa untuk kegiatan keagamaan dengan jumlah jamaah yang banyak kami mendirikan tenda,” ujar Kepala SMPN 13 Kota Cirebon Dra, Euis Sulastri,M.Pd Kepada Grapol, Senin (21/8/17).
Padahal, lanjutnya, dengan predikat sebagai sekolah DT mereka membawa misi untuk memberantas buta huruf Baca Tulis Alquran (BTQ)  di kalangan siswa. Karenanya dengan kondisi tersebut saat ini, pihaknya merasa kesulitan untuk bisa lebih optimal.
Ia menyebutkan, dengan bangunan masjid sekolah yang nyaris ambruk, pihaknya selalu dihantui rasa was-was khawatir tiba-tiba ambruk mengancam keselamatan para siswa.
Sementara itu, dari pantauan Grapol, karena kondisi genteng masjid yang ambrol dimakan usia, kondisi mesjid tersebut hanya ditutupi dengan terpal. Sehingga dapat dipastikan saat musim hujan lalu terjadi kebocoran di sana-sini.
“Kami belum menyerah dengan program kencleng Rp 1.000/siswa yang dikumpulkan setiap hari Jum’at dan kotak amal mudah-mudahan nanti akan terkumpul dan mencukupi perbaikan,” harapnya.
Sekolah yang berlokasi di Jl Kebumen no 5 saat ini memiliki jumlah murid 730 siswa, dalam kegiatan KBM dibantu dengan 34 PNS dan 4 tenaga honorer. Untuk menunjang kegiatan khususnya di bidang non akademik seperti ekstrakulikuler digelar. Sebut saja, pencak silat, panahan , tari dan futsal.
Dari keseriusan dalam pembinaan program ekskul tersebut, beberapa prestasi pun berhasil ditorehkan SMPN 13 Kota Cirebon. Di antaranya, berhasil menjuarai panahan, pencak silat, atletik dan lomba egrang tingkat Kota Cirebon pada tahun 2916 lalu. Sedangkan prestasi yang membanggakan lainnya berhasil menyabet juara 3 lomba tari kontemporer tingkat nasional tahun 2017.
“Tentunya dengan prestasi ini membuat kami lebih terpacu lagi untuk terus berprestasi, dengan dukungan semua pihak insya Allah SMPN 13 akan semakin maju,” pungkasnya.(Cepy/Grapol).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here