Habiskan Rp 600 Juta Shellter PKL Bima Tak Berpungsi, Kawasan Stadion Makin Kumuh dan Semrawut

0
249

Gragepolitan.com, CIREBON – Kawasan Stadion Bima Kota Cirebon, kini kondisinya makin semrawut dan kumuh. Puluhan bahkan ratusan PKL kini dengan bebas berjualan di sekeliling stadion yang belum lama direnovasi.

Keberadaan shelter PKL sendiri yang dibangun menghabiskan dana APBD lebih dari Rp 600 juta sama sekali tidak bisa menjadi solusi agar para PKL bisa tertib. Mereka kembali berlomba membuat lapak memenuhi setiap sudut taman dan lapangan parkir Stadion Bima.

“Sejak berjualan di shelter omset nengalamai penurunan yang sangat drastic, sementara kami harus menghidupi keluarga. Jadi kami bersama PKL lainnya terpaksa kembali berjualan di luar shelter,” kata Tasman seorang PKL Stadion Bima seraya diamini PKL lainnya, Jumat (20/7/2018).

Disinggung kemungkinan nanti bisa menjadi sasaran penertiban petugas, dirinya menyebutkan hal itu tidak akan terjadi. Alasannya karena berjualan di luar shelter bukanlah di dalam bangunan atau tenda, tetapi sekedar lemprakan atau lesehan.

“Setelah mengobrol dengan salah satu petugas, katanya asal tidak pakai bangunan atau tenda. Jadi diperbolehkan.Namun kedepannya kami semua berharap bisa lagi dibangun semi permanen,” katanya.

Pedagang lainnya, Nana mengaku sejak berjualan di shelter jualan mie ayamnya sangat sepi. Dalam sehari diakuinya Ia hanya bisa menual tak lebih dari tiga mangkon mie ayam.

Pantauan gragepolitan, karena shelter tak lagi banyak difungsikan untuk jualan, kondisinya tampak semakin sepi. Pemandangan tersebut ironis dengan lokasi taman atau lapang parkir  yang begitu ramai oleh para pembeli dan pedagang.

Sementara itu, kembali kumuh dan semrawutnya kawasan Stadion Bima, belum ada tanggapan resmi dari Satpol PP Kota Cirebon. Padahal beberapa bulan lalu, Pol PP dengan tegasnya menggaruk para PKL di sana dengan alasan akan adanya penataan Stadion Bima. (Cepy/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here