Diduga Lakukan Pungli, Kades Cinta Asih Majalengka Didesak Warganya Mundur

0
957

Majalengka, (Grapol)-Masyarakat Desa Cinta Asih Kec Cigambul Kab Majalengka resah menyusul ulah kepala desa (Kades) setempat, JA yang diduga kerap melakukan pungutan dalam memberikan pelayanannya kepada warga. Puncaknya warga beramai-ramai melakukan protes meminta kadesnya untuk mundur dengan menandatangani surat pernyataan di atas meterai.

“Beberapa  pungutan yang diakukan kades seperti pemasangan listrik gratis dimintai Rp 425 ribu. Tak hanya itu, untuk membuat akta kelahiran juga warga diminta membayar Rp 300 ribu. Pungutan itu salah satunya dialami juga sama saya,” ujar OS warga Blok Candana RT 05/05 seraya diamini warga lainnya, Jumat (6/10/2017).

Hal serupa juga disampaikan RO warga desa setempat lainnya. Dirinya mengaku telah dipungut biaya pembuatan kartu keluarga sebesar Rp.  250 ribu. Karena butuh akhirnya terpaksa permintaan itu Dia penuhi.

Sementara itu, akibat ulahnya tersebut, kini warga mendesak JA untuk mundur dari jabatannya selaku kades. Mereka beramai-ramai menandatangani surat pernyataan agar JA mundur di atas kertas bermeterai.

Dari sisi surat pernyataan yang dibuat dan ditandatangani warga tersebut diketahui beberapa pungutan yang telah dilakukan JA. Di antaranya

biaya untuk program bedah rumahdimintai Rp. 1 juta selanjutnya. Begitupun muncul informasi adanya pengalihan program pembangunan tanpa musyawarah terlebih dahulu.

Sementara itu, saat mau dikonfirmasi perihal persoalan yang muncul, JA tidak bisa ditemui. Namun tanggapan datang dari Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cigambul, Ambas Hanafi.

Menurut Ambas, kabar adanya beberapa pungutan kepada warga tersebut sudah didengar pihaknya. Bahkan dirinya membenarkan kalau hal itu terjadi.

“Makanya kades JA saat ini dalam masa pengawasan selama 3 bulan. Itu dilakukan sejak dua pekan yang lalu,” katanya.(Eka/Grapol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here