Desak Anggota DPRD PDIP Mundur, Ratusan Kuwu Cirebon Ngamuk di Gedung Dewan

0
496

Gragepolitan, CIREBON – Anggota DPRD Kab Cirebon dari Fraksi PDIP, Aan Setiawan nyaris menjadi bulan-bulanan amuk massa ratusan kuwu, Senin (8/6/2020). Saat itu ratusan kuwu yang tergabung dalam Forum Kuwu Kabupaten Cirebon (FKKC) menggelar aksi unjuk rasa memprotes pernyataan Aan yang dinilai mereka telah menyudutkan kuwu terkait data bansos pada dialog interaktif yang sebelumnya digelar media lokal.

Massa kuwu tersulut emosi ketika jawaban Aan terkesan berbelit saat menjawab pertanyaan pendemo. Sehingga salah satu kuwu
terpancing masuk ke gedung dewan dengan diikuti teman-teman lainnya sesama kuwu.

Tanpa lagi mengindahkan physical/social distancing, mereka merangsek masuk dan nyaris terjadi kericuhan Untuk menghindari hal tak diinginkan Aan langsung saat itu juga diamankan petugas ke ruang lainnya.

Dalam melampiaskan kekesalannya, para kuwu mendesak agar Aan Setiawan mundur dari jabatannya selaku anggota DPRD Kab Cirebon. Bahkan mereka juga meminta yang bersangkutan untuk meminta maaf secara terbuka di media massa.

Para kuwu menilai, pernyataan Aan yang sebelumnya menuduh para kuwu mengintervensi data puskesos telah menyakiti hati semua kuwu. Di mana aan dalam pernyataannya seperti dimuat media lokal telah menuduh para kuwu bermain dan mengintervensi puskesos desa agar orang orang terdekat kuwu terdata untuk mendapatkan bantuan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kab Cirebon, M. Luthfi, menyebutkan, persoalan tersebut hanyalah kesalahpahaman atau miss komunikasi. Apalagi yang bersangkutan dikatakannya sudah meminta maaf langsung di depan para kuwu.

“Ini kami kira hanya miss komunikasi publik saja. Terkait hal ini Sodara Aan kan sudah meminta maaf,” ucapnya singkat.

Diperoleh informasi, menyusul tuntutan mundur para kuwu agar Aan tak lagi menjadi anggota dewan, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kab Cirebon akan segera menggelar sidang kehormatan
untuk menindaklanjuti persoalan ini.(Riyan/PRTV/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here