Dari Simposium Workshop RS Permata: Hampir 70 Persen Bayi Baru Lahir Bisa Terkena Tuli Bawaan

0
595

CIREBON, (Grapol) – Sekitar 70 persen bayi baru lahir berpotensi mengidap gangguan pendengaran (tuli) bawaan yang disebabkan dampak atau efek dari beberapa penyakit yang diidap sang ibu. Di antaranya akibat ibu hamil terkena penyakt Herpes, Rubella, Toxoplashma dan Campak.

Demikian terungkap pada Simposium dan Workshop Dokter “Update Tatalaksana Komprehensif Gangguan Pendengaran” yang digelar RS Permata Cirebon di Aula rumah sakit setempat, Sabtu (7/4/2018).

“Karenanya sebagai pecegahannya, setiap ibu hamil benar-benar mesti bisa menjaga kebersihan dalam kesehariannya. Misalnya dengan selalu bercuci tangan, jangan mengkonsumsi makanan mentah seperti lalaban atau sayuran mentah, dan juga makan sate. Karena ini bisa menimbulkan penyakit tadi pada ibu hamil sehingga pada akhirnya berdampak pada bayi dalam kandungannya. Sehingga nanti bayinya bisa terkena tuli bawaan,” ujar Pemateri yang juga Dirut RS Permata, dr Asad di sela acara didampingi Ketua Panitia Kegiatan, dr Penny.

Pada Simposium tersebut sedikitnya diikuti 160 dokter umum dan specialis dari berbagai rumah sakit dan puskesmas di Wilayah III Cirebon dan Brebes. Selain dr Asad Specialis THT, tiga pemateri lainnya masing-masing dr madhita, dr siti faisa, dr achmad.

Selain mendapat wawasan lebih spesifik terkait THT, pada acara tersebut para dokter juga diberi pengenalan sekaligus pengoperasian sejumlah alat kedokteran terbaru untuk penanganan THT. Sehingga kemungkinan bayi baru lahir terkena tuli bawaan atau penyakit THT lainnya bisa terdeteksi secara dini.

“Saat ini untuk di wilayah III, RS Permata menjadi satu-satunya rumah sakit yang memiliki alat-alat pendukung kedokteran untuk deteksi dini kemungkinan bayi baru lahir terkena tuli bawaan,” pungkasnya. (dk/Grapol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here