DAK Rp 96 M di Kota Cirebon, Antara Diaudit Atau Tender Ulang

0
721
Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno SIP

Cirebon, GRAGEPOLITAN-Tindakan tegas untuk tidak menggunakan lagi (black list) kontraktor “nakal” pada pekerjaan proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 96 miliar menjadi salah satu langkah DPRD Kota Cirebon dalam upaya menyelamatkan uang negara pada proyek tersebut.

“Saya masih menunggu laporan hasil rapat Komisi B dengan DPUESDM dan para kontraktor yang digelar sejak tadi siang. Jadi apakah nanti akan ada audit BPK atau retender belum diketahui pasti. Namun yanng jelas semuanya akan diinventarisir dulu terkait pekerjaan DAK tersebut,” kata Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno kepada gragepolitan, Kamis (22/12).

Ia menyebutkan, terkait laporan adanya sejumlah kontraktor nakal pada pelaksanaan proyek dimakasud, pihaknya akan merekomendasikan agar tidak lagi menggunakan mereka. Bahkan mereka yang terbukti telah melakukan kesalahan dalam pekarjaannya, harus di black list atau dicoret.

Menurutnya, proyek DAK tahun 2016 di Kota Cirebon mesti jadi pembelajaran berharga untuk tahun berikutnya. Sehingga pembangunan di Kota Cirebon benar-benar terealisasi sebagaimana telah direncanakan.(G-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here