Coreng Dunia Pendidikan, Siswi SMPN 3 Leuwimunding Jadi Korban Kekerasan Oknum Guru

0
575

Gragepolitan, MAJALENGKA-Seorang siswi SMPN 3 Leuwimunding Kab Majalengka, Na (13) menjadi korban kekerasan di sekolahnya. Siswi Kelas 8 F ini mengalami luka memar di tangan kanannya diduga akibat dilempar sepatu oknum guru setempat Ra (52).

Diperoleh informasi, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (18/10/2019) sekira Pukul 10.00 WIB. Insiden berawal ketika guru Ra mendapati murid-murid di kelasnya sangat gaduh, sehingga yang bersangkutan emosi dan melempar sepatunya hingga mengenai tangan korban.

“Mungkin saat itu Pak Guru Ra kesal karena langsung melempar sepatu ke arah para siswa. Tapi ternyata sepatunya mengenai tangan saya,”ucap Na di kediamannya di Desa Leuwimunding Blok Kecamatan  Leuwimunding Majalengka, Sabtu (26/10/2019).

Dengan didampingi ke dua orang tuanya,  Su(46) dan  Im (55), korban menyebutkan, saat ini tangannya masih terasa nyeri dan menyisakan memar atau lembab kebiruan.

Atas peristiwa tersebut, ayah korban sangat menyesalkannya. Karena hal itu sama sekali tak mencerminkan prilaku semestinya seorang guru selaku pendidik.

“Guru itu kan digugu dan ditiru. Bukannya malah melakukan hal seperti itu. Sikap tempramen seorang guru yang seharusnya memberikan kasih sayang pada murid, Sengaja atau tidak disengaja tidakan tersebut tidak patut dilakukan oleh seorang Guru. Kami minta apa yang dialami putri  saya bisa ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.

Menurutnya, tujuannya agar kedepan jangan terjadi lagi hal serupa. Karena dampaknya bisa merusak karakter generasi bangsa.

“Lihat akibatnya sekarang, meski sudah seminggu luka memar anak saya belum juga sembuh. Ini jelas sangat merugikan karena anak saya belum bisa mengikuti pelajaran kembali,” katanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi perihal peristiwa tersebut, oknum guru bersangkutan tengah tidak di tempat. Begitupun Kepala Sekolah setempat, Udi Mashudi belum bisa dimintai tanggapannya karena sedang tidak ada di sekolah.

Namun keterangan terkait insiden pelemparan disampaikan Humas SMPN 3 Leuwimunding, Ujang Rohendi. Menurutnya pihak sekolah sudah meminta keterangan kepada guru Ra. Dari pengakuannya, peristiwa tersebut bukanlah kesengajaan dan sudah diselesaikan dengan saling meminta maaf.

“Begitupun siswi yang terkena lemparan sepatu sudah dibawa pihak sekolah ke Puskesmas untuk diobati,” ujarnya.(Narto/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here