Cirebon Darurat Limbah Medis, Bekas Infus dan Suntikan Berdarah Dibiarkan Berserakan

0
605
Dehan/Grapol

CIREBON, (Grapol) – Bercecerannya limbah medis di Kab Cirebon seperti halnya di tempat pembuangan sementara (TPS) Sungai PSDA Winong atau sepanjang pinggir jalur Panguragan-Klangenan Desa Panguragan Wetan memaksa Kodim 0620 turun tangan. Bahkan Kasdim 0620/Sumber, Mayor Zulkifli memastikan akan menindaklanjuti persoalan tersebut karena menimbulkan keresahan warga.

“Ini merupakan tindakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab sehingga pasti akan kita tindak lanjuti karena ini sudah perintah Pangdam III/Siliwangi. Intinya apapun kegiatannya jika sudah menggangu ekosistem dan menimbulkan keresahan terhadap masyarakat harus ditindak tegas,” tandasnya setelah melihat lokasi tempat limbah sampah medis di Desa Panguragan Wetan, Kamis (7/12/2017).

Ia menyebutkan, terkait limbah medis tersebut pihaknya akan segera  melakukan kordinasi dengan dinas terkait, para kuwu se-Kecamatan Panguragan.

“Limbah medis ini sangat berbahaya sehingga untuk segera dipindahkan, karena sangat berbahaya bisa menimbulkan penyakit terhadap masyarakat dan ekosistem lingkungan akan rusak,” katanya.

Menurutnya, setelah melihat secara langsung pihaknya memastikan limbah medis itu sangat berbahaya. Sebab selain masih terlihat banyak darah diselang infus maupun alat suntik, sehingga dipastkan akan merusak lingkungan apalagi pembuangannya dekat dengan aliran sungai.

“Selain bisa menimbulkan penyakit juga akan menggangu ekosistem lingkungan, apa lagi ditakutkan karena dekat dengan aliran sungai, dan airnya bisa mengalir kepertanian ini akan sangat berbahaya. Selain berdamapak pada manusia juga ekosistem akan rusak, ikanpun bisa mati,” ujarnya.

Sementara Kuwu Desa Panguragan Wetan H. Farida yang biasa disapa kuwu Glundung, mengatakan sampah ditempat itu sudah lama dimusyawarahkan dan tahun depan akan dibangun tempat pembungan sampah sementara. Sehingga tidak meluber ke jalan ataupun ke sungai.

“Dari dulu akan dibangun, tetapi karena itu tanah PSDA sehingga agak sulit. Namun saat ini karena sudah dimusyawarhkan dengan tokoh panguragan dan pihak PSDA akhirnya disini bisa dibangun TPS sementara yang akan dilaksanakan tahun depan,” kata Farida.

Namun saat disinggung banyaknya limbah medis yang sangat berbahaya berserakan di tempat itu, dirinya tidak mengetahuinya. Karena selama ini tempat itu tempat pembuangan sampah dari semua pengusaha rongsok di Panguragan.(Dehan/Grapol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here