BIJB, Antara Selfie Tanpa Pesawat dan “Botram” Serta Dimulainya Jadwal Penerbangan

0
326
andik.gragepolitan

NAMA Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati saat itu langsung populer, terutama setelah Presiden Joko Widodo pada 24 Mei 2018 lalu meninjau langsung bandara di Kab Majalengka tersebut. Namun meski sudah dinyatakan dapat melayani penerbangan, dalam kurun waktu hingga Juni 2019, ternyata BIJB masih juga minim penerbangan, bahkan nyaris tak ada penerbangan komersial sebagaimana ekspektasi sebelumnya.

Kondisi tersebut bukannya tanpa upaya dari pengelola BIJB Kertajati, bahkan Pemprov Jabar pun melalui Gubernur Jabar, Ridwan Kamil terus melakukan berbagai upaya dengan Kemenhub RI. Tujuannya agar keberadaan BIJB Kertajati bisa segera dimanfaatkan bagi kepentingan penerbangan komersial domestik maupun internasional.

Sebenarnya sebelum diresmikan Presiden, sebagaimana diungkap

andik/gragepolitan

kan Manager Humas AirNav Indonesia Yohanes Sirait, pengoperasian BIJB Kertajati ketika itu setelah dilakukan Aeronautical Information Publication (AIP) yang dilakukan Kemenhub. Di mana kepada seluruh stakeholder penerbangan baik domestik maupun internasional pada 29 Maret 2018.

Kini dengan ditandai upaya Menhub RI, Budi Karya yang menetapkan mulai 1 Juli 2019 sebagian penerbangan dari Husein Satranegara Bandung dialihkan, harapan baru pun menyeruak di BIJB Kertajati. Bagaimana selanjutnya paska kebijakan yang diambil Kemenhub tersebut?

Persis tanggal 30 Juni atau sehari sebelum pemberlakukan pengalihan sebagian penerbangan tanggal 1 Juli 2019, kondisi BIJB Kertajati sore itu bisa dibilang biasa-biasa saja. Tak nampak kesibukan berarti, selain hanya terlihat dua unit bus Damri terparkir di lapangan parkir sayap kiri.

andik/gragepolitan

Begitupun di pos-pos parkir masuk atau pun ke luar, tampak kosong tanpa petugas. Memang manakala memasuki gedung sayap kiri beberapa petugas berseragam tampak menempati mejanya.

Sementara seperti sebelum-sebelumnya, sejumlah petugas kebersihan berseragam biru terlihat beraktifitas. Namun kesibukan mereka lebih dikarenakan mengantisipasi ceceran sampah dari para pengunjung atau warga yang tampak masih cukup ramai “Bertamasya” menikmati BIJB Kertajati.

“Kami dengan tetangga sengaja datang Minggu sore ini ke BIJB. Ya jalan-jalan sekalian ingin tahu juga kemegahan BIJB ini. Kami juga menyempatkan foto selfi bersama secara bergantian di depan papan/plang BIJB Kertajati,” ujar Zaenal seorang pengunjung asal Kec Maulhusna Majalengka seraya diamini yang lainnya usai berfoto selfi.

Sebenarnya, lanjutnya, kalau sudah ada pesawat lewat di atas mungkin berfoto lebih seru. Apalagi kalau ada pesawat terbang sedang parkir di bawah dan diizinkan petugas untuk ambil foto.

Sementara itu, dari sekian banyak pengunjung sore itu yang berdatangan, pemandangan cukup unik dan menggelitik yakni ketika melihat sejumlah keluarga yang sedang makan di lapangan parkir BIJB. Mereka sepertinya baru saja menyantap makanan yang sengaja dibekalnya dari rumah untuk “Botram” di sana.

“Iya mumpung belum dilarang petugas, kami sengaja bekal makanan untuk disantap di sini. Setelah itu kami berfoto selfie ramai-ramai. Sayangnya belum kedengaran suara deru pesawat, apalagi misalnya melintas di atas kepala kami,” kata Santi seorang ibu paruh baya yang mengaku datang dari Kec Sukahaji Kab Majalengka.

Sementara itu, dalam siaran pers-nya, Nomor: 187 /SP/KSIHU/VI/2019, Kepala Bagian Kerjasama Internasional, Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Agustina Dani Endahwati, memaparkan, pada Minggu (30/6/2019) proses penataan rute penerbangan yang beroperasi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka mulai dilakukan dengan diawali landingnya maskapai Indonesia Air Asia dengan rute Denpasar – BIJB Kertajati.

Maskapai Indonesia Air Asia melakukan penerbangan perdana di Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka. Penerbangan perdana ini, menandai pemindahan penerbangan domestik untuk jenis pesawat jet dari Bandara Internasional Husein Sastranegara di Bandung.

Indonesia Air Asia dengan nomor penerbangan QZ720 dari Denpasar ke Kertajati landing pada pukul 08.00 wib dengan membawa penumpang sebanyak 133 penumpang dengan rincian 110 penumpang dewasa, 20 penumpang anak-anak dan 3 penumpang bayi dan pada keberangkan Kertajati Denpasar dengan membawa 144 penumpang.

Selain Air asia, lanjutnya, pada hari yang sama Garuda Indonesia nomor penerbangan 335 Rute Denpasar – Kertajati pada pukul 14.15 WIB dan Lion Air dengan nomor perbangan 957 rute Pontianak – Kertajati pada pukul 21.00 WIB serta Lion Air nomor pernebangan 953 rute Lombok – Kertajati pada pukul 20. 12 WIB.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti mengatakan apresiasi kepada seluruh stakeholder sehingga bandara Kertajati ini dapat beroperasi dengan optimal hari ini.

“Pendaratan perdana oleh Air Asia hari ini berjalan dengan normal dan hal ini merupakan langkah positif peralihan rute domestik untuk penerbangan jet dari Bandara Husein Kartanegera ke Kertajati Majalengka ,” kata Polana di Jakarta.

Untuk itu, Polana mengimbau kepada seluruh stakeholders penerbangan untuk tetap mematuhi tiga aspek dalam penerbangan yaitu safety, security, service dan compliance (kepatuhan terhadap hukum) sehingga operasional penerbangan berjalan lancar tanpa menimbulkan hal-hal yang tidak dinginkan.

Selain itu Polana juga mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang menuju Jawa Barat atau bandung untuk memeriksa dengan teliti terkait rute penerbangan melalui email , notifikasi penerbangan sehingga tidak ada kesalahan informasi keberangakatan ataupun tempat tujuan.

Untuk transportasi menuju Bandung, penumpang sebagian menggunakan Bus Damri, sebagian lagi menggunakan travel, mobil pribadi dan taxi online. Pemerintah sendiri telah mempersiapkan Bus Damri gratis bagi para penumpang selama 1 bulan. (Andik/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here