Pria Asal Kaliwulu Cirebon Ini Nekat Siramkan Bensin Untuk Membunuh Anak Kandung dan Mertuanya

0
243

Gragepolitan, CIREBON – Seorang pria, Bahani (33) warga Desa Kaliwulu Kec Plered Kab Cirebon nyaris membunuh anak kandung dan mertuanya sendiri dengan cara dibakar. Beruntung sebelum terjadi, aksi pelaku yang telah menyiramkan bensin ke tubuh korban, dipergoki adik iparnya hingga sempat terjadi duel dan korek api di tangan pelaku berhasil direbut.

“Perbuatan pelaku merupakan aksi percobaan pembunuhan terhadap anak dan mertuannya sendiri. Kejadiannya pada Minggu malam tanggal 17 Maret kemarin. Ketika itu ke dua korban sedang tertidur lelap,” ujar Kapolres Cirebon Kabupaten, AKBP Suhermanto melalui Kapolsek Plered Polres Cirebon, AKP Budi Hartono, Kamis (21/3/2019).

Ia menyebutkan, perbuatan nekat pelaku diduga lantaran usai berselisih paham dengan istrinya yang sedang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Timur Tengah. Belum diketahui motifnya apa, namun pada minggu malam pelaku mendatangi rumah korban dengan modus menengok anaknya sekaligus mengaku ingin berpamitan untuk pergi ke Karawang.

“Awalnya pelaku menyiramkan cairan bensin pada seisi rumah tempat anak kandungnya dan mertuanya tertidur. Ternyata tak hanya itu, pelaku kemudian menyiramkan bensin juga kepada ke dua korban yang saat itu tengah tertidur,” paparnya.

Sebelum pelaku menyalakan korek api di tangannya, korban terbangun dan berteriak histeris yang kemudian didengar adik ipar pelaku, Andik Pratama. Saat itulah adik iparnya tersebut berusaha mencegah dan berhasil merebut korek api sebelum dinyalakan pelaku.

Kemudian tetangga pada berdatangan dan berusaha membantu hingga pelaku berhasil dilumpuhkan. Saat itu juga pelaku diamanakan dan langsung digelandang ke Mapolsek Plered.

“Demi keamanan, kini pelaku sudah diserahkan ketahanan Polres Cirebon Kabupaten,”katanya.

Sementara itu, kepada penyidik, pelaku mengakui perbuatannya tersebut telah direncanakannya sejak sehari sebelumnya atau Sabtu (16/3/2019). Penyebabnya Ia berselisih paham dengan istrinya saat berkomunikasi melalui telepon seluler.

“Dugaan sementara motifnya permasalahan ekonomi, karena pelaku tak terima uang hasil kerja istrinya dikirim kekeluarga mertua,” pungkasnya. (Man/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here