Awas Jumlah 32 Siswa/Rombel Bertambah..! Kemana Nurani Kita Ratusan Siswa Belum Bisa Sekolah

0
1584
ilustrasi/net

Gragepolitan.com, CIREBON – Upaya Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon dalam memperlihatkan ketegasan pelaksanaan Pendafataran Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 jangan sampai diciderai ketidakonsistenan sekolah. Baik dari jumlah rombel yang telah ditetapkan maupun jumlah 32 siswa/rombel sebagaimana aturan.

Diperoleh informasi, terkait jumlah rombel ini, beberapa waktu lalu heboh SMPN 2 menjadi satu-satunya sekolah yang didiamkan menambah 2 rombel. Sementara SMP lainnya, termasuk SMPN 5 Kota Cirebon yang banyak diminati gagal menambah rombel atau tetap 7 rombel yang telah ditentukan.

Namun belakangan beredar kabar, jika jumlah siswa pada tiap rombel ditenggarai terjadi penggelembungan. Misalnya di SMPN 2, dari yang seharusnya 32 siswa diduga telah bertambah hingga 36-40 siswa. Begitupun hal yang sama disebut-sebut terjadi di SMPN 5 Kota Cirebon.

“Sampai saat ini, khsusunya di SMPN 5 anak yang belum diterima tetapi tetap maksa masuk masih saja ada. Bahkan ada di antaranya jumlah rombelnya melebihi 32 siswa yang ditentukan. Tapi kelebihan ini, entah yang memaksa itu atau memang sudah terdaftar resmi,” kata salah satu orang tua yang enggan disbutkan namanya, Kamis (1/8/2018).

Begitupun juga yang terjadi di SMPN 2 Kota Cirebon, jumlah siswa setiap rombel ada yang membengkak hingga 36 siswa. Padahal, rombel di sini sudah bertambah dua.

Sementara itu, Pemerhati Pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), M Yusron, mengingatkan agar setiap pihak tidak mencoba-coba mengakali dari ketentuan jumlah rombel dan 32 jumlah siswa ini.

“Karena jangan sampai seperti halnya di SMPN 5, penambahan rombel yang diajukan tak disetujui disdik, kemudian ada upaya memaksa masukin sejumlah siswa baru ke rombel yang sudah terisi 32 siswa. Karena kalau ini terjadi jelas jumlah siswanya akan bertambah,” ujarnya.

Sedangkan terkait masih banyak calon siswa SMP yang kini tertahan di rumah, Yusron berharap agar dicarikan solusinya. Menurutnya, dengan kondisi saat ini anak-anak tak bersekolah, alas an apapun, mestinya nurani yang dikedepankan.(dk/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here