Aset BPR Bank Cirebon Capai Rp 225 M, Walikota Ambil Sumpah Jabatan Dirut Baru

0
185

Gragepolitan, CIREBON- Walikota Cirebon, H Nasrudin Azis mengingatkan, setiap jabatan bukanlah kekuasaan untuk digunakan ha-hal negatif, melainkan sebuah amanah yang harus didasari sebuah pengabdian. Sebab kekuasaan yang tak didasari pengabdian, justru akan memunculkan kesewenang-wenangan.

“Jabatan yang kita terima saat ini merupakan bentuk pengabdian. Makanya Saya minta,  jangan sampai jabatan kemudian dianggap suatu bentuk kekuasaan yang bisa digunakan untuk hal-hal yang negatif,” ujar Wali Kota usai memimpin prosesi pengambilan sumpah jabatan Direktur Utama Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Cirebon masa jabatan 2019-2024.

Acara berlangsung di Gedung Setda Kota Cirebon dengan dihadiri jajaran pejabat Pemda Kota Cirebon. Tampak Dirut PD BPR Bank Cirebon, Didi Gunadi, datang dengan dihadiri jajaran pejabat PD BPR Bank Cirebon lainnya.

Walikota  menyampaikan ucapan selamat sekaligus berpesan agar Dirut PD BPR Bank Cirebon yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Terutama dengan mengedepankan bentuk pengabdian sebagai dasar kekuasaan melalui jabatannya saat ini.

Sementara itu, Dirut PD BPR Bank Cirebon, Didi Gunadi, menyampaikan terimakasihnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Tugas tersebut merupakan amanah yang dua kali yang dipercayakan Pemda Kota Cirebon.

“Alhamdulillah saya dipercaya kembali mengemban tugas ini. Tentunya Saya bertekad untuk bisa membawa Bank Cirebon lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Menurutnya, saat ini tingkat kepercayaan masyarakat kepada Bank Cirebon semakin meningkat. Terbukti dengan terus meningkatnya dana pihak ketiga yang terhimpun.

Ada pun aset yang dimiliki PD BPR Bank Cirebon saat ini, yakni dana Rp 225 miliar. Dari jumlah tersebut, dana yang terhimpun dari pihak ketiga sekitar Rp 190 miliar.

“Kebanyakan dari tabungan anak sekolah (TAS). Itu produk andalan kami,” ungkap Didi.

Disebutkannya, awalnya nilai TAS hanya Rp 2 miliar, namun kemudian makin berkembang pesat hingga saat ini perbulannya telah mencapai Rp 10,4 miliar.

“Ini berarti hampir semua anak SD menjadi nasabah kami. Karena itu, kami bertekad untuk terus mempertahankan kepercayaan nasabah di tengah-tengah persaingan antar bank yang luar biasa saat ini,” paungkasnya.(Cepy/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here