Anggaran Dinas/Intansi Habis Untuk Refocusing Covid-19/ DPRD Kota Cirebon Malah Getol Studi Banding

0
343

Gragepolitan, CIREBON – Di saat semua intansi/dinas mengaku anggarannya habis dipangkas untuk refocusing Covid-19, anggota DPRD Kota Cirebon justru getol melakukan studi banding. Bahkan sejak bulan Juli hingga pertengahan Agustus/ kegiatan studi banding para anggota dewan setempat, dikabarkan hampir terjadi dalam setiap minggunya.

Studi banding atau apa pun namanya, tentunya hal ini bertolak belakang atau ironis dengan kebijakan pemerintah agar masyarakat mengurangi kegiatan dalam upaya meminimalisir dampak buruk pandemi Covid-19 ini. Begitupun dari sisi anggaran, sebelumnya kerap disebutkan hampir semua anggaran di intansi tersedot untuk penanggulangan wabah Corona.

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Partai Demokrat, M Handarujati, membantah keras jika studi banding tersebut dianggap tak jelas urgensinya. Studi banding dinilainya, justru diperlukan untuk penanganan Covid-19. Meskipun di sisi lain diakuinya ada beberapa agenda lain, sehubungan dengan konsultasi dengan kementerian yang masih belum bisa dilaksanakan.

“Selama ini kan komunikasi kita terbatas hanya melalui video conference. Sehingga ini cukup menyulitkan kita untuk bisa menyerap semuanya. Jadi kami kira justru dengan studi banding ini, membantu kelancaran dalam hal komunikasi. Selain itu, kegiatan studi banding ini juga tak lepas dari kepentingan dalam upaya mencari pembelajaran dari daerah lainnya yang berhasil menekan atau meminimalisir Covid-19,” katanya usai mengikuti sidang Paripurna di DPRD setempat, Senin (24/8/2020).

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, mengatakan, kegiatan studi banding yang dilakukan sudah terfasilitasi dalam DPA DPRD. Dimana, setiap alat kelengkapan dewan, memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Ia menyebutkan, salah satu alasannya yakni faktor komunikasi dengan pusat yang belum dapat dilakukan secara langsung. sementara ditanya berapa anggaran setiap anggota dewan untuk satu kali studi banding, Agus belum menjelaskan.

“Studi banding itu merupakan kegiatan anggota dewan yang sudah ada dalam DPA-nya. Jadi tak ada masalah,” ungkap Agus.

Sementara pada sidang Paripurna Agenda Pemandangan Umum fraksi-fraksi DPRD terhadap 3 raperda, jawaban Walikota atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD. Salah satunya tentang pengumuman susunan Pansus DPRD Kota Cirebon.(Cepi Sukmana/gragepolitan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here